TRENDING
Upaya DJP Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak dengan Relaksasi SanksiSambut Hari Oeang Ke-80, Kanwil DJP Banten Berbagi Untuk Masyarakat BaduyShopee Siapkan Faktur Pajak November 2026, Pedagang Diminta Periksa Data dan Dokumen PerpajakanBursa Saham Tertekan, Konflik Regional Memburuk, Rupiah AnjlokCoretax Tak Lagi Gunakan Skema Delta, DJP Terapkan Replace untuk Pembetulan SPTDJP Permudah Cetak Ulang Surat Pengukuhan PKP Lewat Coretax, Ini Cara dan SolusinyaBebas Pajak Karyawan dan Kenaikan PTKP 2027, Pemerintah Siapkan 9 Stimulus EkonomiPemerintah Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun, Andalkan Marketplace, PPN Digital, dan Penghapusan SanksiDJP Buka Seleksi Penyedia Printer Meterai Digital, Ini 13 Syarat yang Wajib Dipenuhi PerusahaanDJP Hapus Sanksi Pajak: Bukan Tax Amnesty, Pokok Utang Tetap Wajib DibayarMulai Hari Ini, Izin Konsultan Pajak Wajib Lewat Satu-ProfKeu, Permohonan di Luar Sistem Tak DiprosesMekanik di Tangerang Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Identitas Diduga DicatutResensi Buku: Negara dalam Cengkeraman Partai: PartitokrasiKelas Menengah Susut, Masyarakat Downgrade LifestylePerlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga Miskin TerdaftarInflasi Pangan Tembus 5,03%, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Perhatian PemerintahUpaya DJP Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak dengan Relaksasi SanksiSambut Hari Oeang Ke-80, Kanwil DJP Banten Berbagi Untuk Masyarakat BaduyShopee Siapkan Faktur Pajak November 2026, Pedagang Diminta Periksa Data dan Dokumen PerpajakanBursa Saham Tertekan, Konflik Regional Memburuk, Rupiah AnjlokCoretax Tak Lagi Gunakan Skema Delta, DJP Terapkan Replace untuk Pembetulan SPTDJP Permudah Cetak Ulang Surat Pengukuhan PKP Lewat Coretax, Ini Cara dan SolusinyaBebas Pajak Karyawan dan Kenaikan PTKP 2027, Pemerintah Siapkan 9 Stimulus EkonomiPemerintah Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun, Andalkan Marketplace, PPN Digital, dan Penghapusan SanksiDJP Buka Seleksi Penyedia Printer Meterai Digital, Ini 13 Syarat yang Wajib Dipenuhi PerusahaanDJP Hapus Sanksi Pajak: Bukan Tax Amnesty, Pokok Utang Tetap Wajib DibayarMulai Hari Ini, Izin Konsultan Pajak Wajib Lewat Satu-ProfKeu, Permohonan di Luar Sistem Tak DiprosesMekanik di Tangerang Ditagih Pajak McLaren Rp137 Juta, Identitas Diduga DicatutResensi Buku: Negara dalam Cengkeraman Partai: PartitokrasiKelas Menengah Susut, Masyarakat Downgrade LifestylePerlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Targetkan 48 Juta Keluarga Miskin TerdaftarInflasi Pangan Tembus 5,03%, Harga Kebutuhan Pokok Jadi Perhatian Pemerintah
PajakOnline
Beranda
Berita Pajaknews
Hubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua berita

Headlines

Jelang Lebaran, Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

· ·

Jelang Lebaran, Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

PajakOnline.com—Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) terus berupaya aktif memberantas peredaran barang ilegal menjelang Lebaran, termasuk pada rokok ilegal.

Kepala Kantor Bea Cukai Kudus, Jawa Tengah, Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, baru-baru ini kantor Bea Cukai Kudus telah menyita ratusan ribu batang rokok ilegal bernilai ratusan juta rupiah, dalam penindakan yang dilakukan pada bulan puasa.

"Hasil pemeriksaan didapati truk mengangkut rokok ilegal sebanyak 33 koli. Rokok dilekati pita cukai palsu yang digunakan untuk rokok golongan lain," kata Gatot dalam keterangan tertulis, hari ini Selasa (11/5/2021).

Gatot menambahkan kebanyakan rokok ilegal diangkut menggunakan truk untuk didistribusikan ke daerah lain. Bea cukai juga menangkap truk pengangkut rokok ilegal ketika petugas menyisir Jalan Raya Kudus-Semarang di Kabupaten Demak.

Dari penindakan tersebut, petugas menemukan rokok ilegal sebanyak 600.000 batang dengan total perkiraan nilai barang sejumlah Rp612 juta. Bea Cukai menghitung potensi kerugian negara dari temuan itu mencapai Rp402 juta.

Menurut Gatot, terdapat berbagai modus dilakukan untuk mengangkut rokok ilegal. Dia kemudian menegaskan Bea Cukai Kudus selalu siap melakukan penindakan terhadap modus apapun untuk menekan peredaran rokok ilegal.

Di tempat lain, penindakan terhadap rokok ilegal juga dilakukan Bea Cukai Teluk Bayur, Sumatera Barat. Penyidik Bea Cukai Teluk Bayur menangkap mobil ekspedisi pengangkut rokok yang tidak dilekati pita cukai sebanyak 470.640 batang.

"Penindakan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menekan peredaran rokok ilegal di Sumatera Barat agar masyarakat terhindar dari kerugian yang ditimbulkan baik," tutur Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Teluk Bayur Baskara Priya Utama.

Demikian pula dengan Kantor Bea Cukai Bandar Lampung. Penyidik Bea Cukai Bandar Lampung Fobby Trisunarso menyebut telah mengungkap upaya pengiriman rokok ilegal sebanyak 150.000 batang.
Menurutnya, penindakan tersebut telah menyelamatkan potensi kerugian negara senilai Rp183 juta. "Semoga dengan terus digalakkan penindakan atas rokok ilegal ini, kami dapat terus menekan peredarannya di Lampung," katanya.

Berita lainnya di Headlines