PajakOnline.com—PPnBM apartemen adalah pajak penjualan barang mewah yang dikenakan pada penjualan apartemen. Terdapat 2 tarif PPnBM untuk apartemen, yakni 20% untuk apartemen dengan harga di atas Rp5 miliar dan 35% untuk apartemen di atas Rp10 miliar.
Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) adalah jenis pajak yang dikenakan terhadap penjualan barang yang tergolong mewah. Salah satu dari barang mewah tersebut adalah apartemen. Oleh karena itu, muncul istilah PPnBM apartemen.
PPnBM apartemen merupakan jenis pajak yang dikenakan pemerintah untuk menjalankan fungsi keseimbangan pembebanan pajak antara konsumen yang berpenghasilan rendah dan konsumen berpenghasilan tinggi. Kebijakan ini juga ditujukan untuk mengendalikan pola konsumsi atas Barang Kena Pajak (BPK) yang tergolong mewah.
Dasar Hukum PPnBM Apartemen
Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.010/2017 tentang Jenis Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah. Faktanya, PMK No. 35 juga mengatur PPnBM apartemen. Dalam peraturan ini, pemerintah menggolongkan PPnBM Apartemen sebagai kelompok PPnBM 20%.
Berikut beberapa jenis barang mewah yang termasuk dalam kelompok ini adalah rumah mewah, apartemen, kondominium, town house dan sejenisnya dengan detail di antaranya:
1. Apartemen, kondominium, town house dari jenis strata title dan sejenisnya dengan harga jual Rp10 miliar atau lebih dan memiliki luas bangunan lebih dari 400 meter persegi.
2. Rumah dan town house dari jenis nonstrata title dengan harga jual senilai Rp20 miliar atau lebih.
