TRENDING
DJP Berikan Pengurangan Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Wajib Pajak Diminta Manfaatkan Kesempatan Sebelum 31 Desember 2026Pajak Global Minimum: Upaya Global Akhiri Persaingan Tarif Pajak Tidak SehatPajak Global Minimum: Upaya Global Akhiri Persaingan Tarif Pajak Tidak SehatKanwil DJP Kalselteng Serahkan Tiga Tersangka Pidana Pajak ke Kejari, Kerugian Negara Rp11,5 MiliarDJP Sosialisasikan PMK 71/2026, Tata Cara Keberatan dan Pengurangan Sanksi Pajak DiperbaruiPenerimaan Pajak Minimum Global Masih Terbatas, DJP Evaluasi Strategi Pemajakan Perusahaan MultinasionalEkonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Kuartal III 2026, Lampaui Sejumlah Negara G20Pemerintah Evaluasi Tax Holiday, Insentif Investasi Asing Disesuaikan dengan Pajak Minimum GlobalKemenkeu Kaji Tiga Alternatif Insentif Investasi di Tengah Pajak Minimum Global 15 PersenDari Komitmen Menuju Aksi: Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi IklimTujuh Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, Ada Penghapusan Tunggakan hingga Diskon 50 PersenDJP dan Menteri UMKM Luruskan Pernyataan Hashim soal Perluasan Pajak, Warteg hingga Tukang Pijat Tetap Bebas PPhPemerintah Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4–5,5 Persen pada 2026, Konsumsi dan Investasi Jadi PenopangDJP dan Kejaksaan Hentikan Penuntutan Pidana Pajak melalui Denda Damai Rp533,49 JutaEmpat Marketplace Mulai Pungut PPh Pasal 22 Sebesar 0,5 Persen, Pedagang Online Wajib Perhatikan OmzetUngkap Motif dan Aktor Intelektual Penyadapan PresidenDJP Berikan Pengurangan Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Wajib Pajak Diminta Manfaatkan Kesempatan Sebelum 31 Desember 2026Pajak Global Minimum: Upaya Global Akhiri Persaingan Tarif Pajak Tidak SehatPajak Global Minimum: Upaya Global Akhiri Persaingan Tarif Pajak Tidak SehatKanwil DJP Kalselteng Serahkan Tiga Tersangka Pidana Pajak ke Kejari, Kerugian Negara Rp11,5 MiliarDJP Sosialisasikan PMK 71/2026, Tata Cara Keberatan dan Pengurangan Sanksi Pajak DiperbaruiPenerimaan Pajak Minimum Global Masih Terbatas, DJP Evaluasi Strategi Pemajakan Perusahaan MultinasionalEkonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Kuartal III 2026, Lampaui Sejumlah Negara G20Pemerintah Evaluasi Tax Holiday, Insentif Investasi Asing Disesuaikan dengan Pajak Minimum GlobalKemenkeu Kaji Tiga Alternatif Insentif Investasi di Tengah Pajak Minimum Global 15 PersenDari Komitmen Menuju Aksi: Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi IklimTujuh Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, Ada Penghapusan Tunggakan hingga Diskon 50 PersenDJP dan Menteri UMKM Luruskan Pernyataan Hashim soal Perluasan Pajak, Warteg hingga Tukang Pijat Tetap Bebas PPhPemerintah Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4–5,5 Persen pada 2026, Konsumsi dan Investasi Jadi PenopangDJP dan Kejaksaan Hentikan Penuntutan Pidana Pajak melalui Denda Damai Rp533,49 JutaEmpat Marketplace Mulai Pungut PPh Pasal 22 Sebesar 0,5 Persen, Pedagang Online Wajib Perhatikan OmzetUngkap Motif dan Aktor Intelektual Penyadapan Presiden
PajakOnline
Beranda
Berita Pajaknews
Hubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua berita

Headlines

Mutasi Pejabat Baru DJP, Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Strategis

·

Mutasi Pejabat Baru DJP, Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Strategis

Jakarta, PajakOnline - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik delapan pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada Selasa, (12/5/2026). Pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penguatan organisasi dan pembenahan tata kelola perpajakan di tengah sorotan publik terhadap kinerja otoritas pajak.

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 121 Tahun 2026 tentang Mutasi dan Pemberhentian dalam Jabatan Administrator. Sebanyak enam pejabat eselon II dan dua pejabat eselon III mendapat penugasan baru di sejumlah posisi strategis DJP.

Dalam arahannya, Purbaya menegaskan jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan bukan sekadar fasilitas, melainkan amanah untuk memperkuat fungsi negara dan menjaga kepercayaan publik. Ia juga mengingatkan seluruh pejabat pajak agar menjaga integritas serta menghindari praktik transaksional dalam pelayanan perpajakan.

“Jangan ada titipan, jangan ada transaksi, jangan ada perlakuan khusus,” tegas Purbaya dalam pelantikan tersebut.

Berikut daftar pejabat baru yang dilantik di lingkungan DJP:

1. Lindawaty sebagai Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian

2. Ihsan Priyawibawa sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan Perpajakan

3. Suparno sebagai Kepala Pusat Pengolahan Data dan Dokumen Perpajakan

4. Muh. Tunjung Nugroho sebagai Kepala Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus

5. Paryan sebagai Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Timur III

6. Dessy Eka Putri sebagai Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa

7. Devi Sonya Adrince sebagai Kepala KPP Madya Malang

7. Edward Hamonangan Sianipar sebagai Kepala Pusdiklat Pajak BPPK.

Rotasi pejabat ini disebut menjadi bagian dari langkah reformasi internal DJP untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan, sekaligus memperbaiki citra institusi di mata masyarakat. Purbaya juga meminta seluruh jajaran pajak memastikan setiap pemeriksaan dan penagihan pajak memiliki dasar hukum yang kuat agar tidak menimbulkan polemik baru.

Selain pelantikan pejabat eselon II dan III, DJP sebelumnya juga melakukan mutasi besar terhadap lebih dari 2.000 pegawai yang efektif berlaku sejak akhir Maret 2026 sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan sistem administrasi perpajakan nasional.

Berita lainnya di Headlines