PajakOnline.com—Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan pajak mencapai Rp624,19 triliun hingga April 2024. “Penerimaan pajak kita sampai akhir April mencapai Rp624,19 triliun, ini artinya 31,38% dari target APBN dikumpulkan sampai akhir April,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN Kita (Kinerja dan Fakta) Edisi Mei 2024, pada Senin (27/5/2024).
Realisasi penerimaan pajak hingga April 2024 tersebut turun 9,3% jika dibandingkan dengan realisasi pada periode April 2023 yang sebesar Rp688,2 triliun. Sri Mulyani merinci berdasarkan komponennya, realisasi terbesar yaitu pada penerimaan PPh nonmigas, yang mencapai Rp377 triliun atau 35,45% dari target tahun ini.
Namun, realisasi penerimaan dari PPh nonmigas mengalami penurunan sebesar 5,43% secara tahunan, terutama dipengaruhi oleh terganggunya profitabilitas perusahaan akibat penurunan harga komoditas.
“Realisasi PPh nonmigas turun karena ada penurunan dari PPh tahunan terutama korporasi atau badan, artinya perusahaan-perusahaan dengan harga komoditas turun terjadi penurunan profitabilitas sehingga kewajiban mereka membayar pajak juga mengalami penurunan, terutama untuk sektor pertambangan komoditas,” kata Sri Mulyani.
