PajakOnline.com—Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melaporkan penerimaan pajak semester I/2023 mencapai Rp970,2 triliun. Menkeu menyampaikan, realisasi penerimaan pajak hingga Juni 2023 mencapai 56,6 persen dari target APBN 2023 atau tumbuh sebesar 9,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kendati begitu, pertumbuhan realisasi penerimaan pajak tersebut melambat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 yang tercatat tumbuh hingga 58,2 persen.
“Semua menggambarkan tren penerimaan negara yang mengalami normalisasi karena 2 tahun berturut-turut, 2021 dan 2022, kenaikan dari penerimaan negara sangat tinggi, terutama tahun lalu sebesar 54,3 persen pertumbuhan penerimaan perpajakan, sekarang masih tumbuh positif tapi di 5,4 persen,” kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR, Senin (10/7/2023).
Hampir seluruh jenis penerimaan, kata dia, realisasinya tumbuh melambat pada semester I/2023. Salah satu yang positif, yakni penerimaan pajak pertambahan nilai dalam negeri (PPN DN), tumbuh sebesar 23,5 persen dan mencapai Rp217,0 triliun, meski melambat dari pertumbuhan 39,3 persen pada 2022.
