PajakOnline.com—Pajak merupakan sumbangan wajib bagi orang pribadi atau badan, yang memiliki kedudukan di Indonesia. Dalam pajak ada beberapa istilah yang memiliki arti didalamnya, seperti wajib pajak (WP) yang merupakan orang pribadi atau badan yang memiliki hak dan kewajiban membayar pajak, masa pajak yang berarti jangka waktu wajib pajak dalam proses perpajakannya, dan lain sebagainya.
Selain itu ada istilah perpajakan yang hubungannya berkaitan dengan proses pendataan wajib pajak dan penerimaan pajak. Oleh karena itu, adanya ekstensifikasi dan intensifikasi pajak dibutuhkan sebagai sarana bagi wajib pajak dapat mengetahui jenis dan status kewajiban pajaknya.
Meskipun pajak diwajibkan dan menjadi salah satu penerimaan negara, tetapi masih banyak wajib pajak yang belum mengetahui statusnya. Bahkan ada orang pribadi atau badan yang belum terdaftar menjadi wajib pajak. Dengan adanya masalah itu, DJP membuat keputusan salah satunya dengan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak.
Ekstensifikasi pajak berarti kegiatan untuk mengupayakan pengawasan kepada wajib pajak yang sudah melengkapi syarat dari segi subjektif dan objektif tetapi belum mendaftarkan dirinya mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Kegiatan ekstensifikasi pajak seharusnya dilaksanakan pada tingkat pemerintah pusat juga pemerintah daerah. Tetapi, biasanya Pihak DJP di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan lewat Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan.
