PajakOnline.com— Indonesia mencatat rekor baru ekspor dengan surplus neraca pembayaran sebesar USD7,3 Miliar. Namun, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan agar tidak terlena dengan kinerja ekspor yang terus tumbuh dalam dua tahun berturut-turut selama proses pemulihan ekonomi ini.
“Sebagai bendahara negara saya menyampaikan, di balik kelihatan Indonesia baik-baik saja menikmati berbagai hal tadi pertumbuhan yang pulih, mobilitas masyarakat, neraca pembayaran yang bagus, kita bisa terus berharap ini kita jaga terus. Di luar sana global economic environment tidak baik-baik saja,” kata Menkeu Sri Mulyani saat menyampaikan keynote speech pada Webinar Perempuan Tangguh dalam Ekspor Berkelanjutan Road to W20 : Setara Bangkit Bersama yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) di Jakarta, belum lama ini.
Menkeu mengatakan bahwa saat ini dunia dihadapkan pada kondisi yang berubah sangat cepat. Terlebih lagi pada kondisi geopolitical yang mewarnai perubahan lingkungan global yang dapat menciptakan fragmentasi global.
“Dalam menghadapi pergeseran global fragmentation, kemampuan kita untuk menjaga kinerja ekonomi terutama dari ekspor itu merupakan salah satu bentuk dari ketahanan ekonomi,” terang Menkeu.
