PajakOnline.com—Pelaksanaan APBN hingga Semester I tahun 2021 terjaga sejalan dengan membaiknya aktivitas ekonomi. Realisasi Pendapatan Negara mencapai Rp886,9 triliun atau tumbuh 9,1 persen (yoy), didukung pertumbuhan semua jenis Pendapatan Negara, antara lain Penerimaan Pajak mencapai Rp557,8 triliun atau tumbuh 4,9 persen (yoy), Penerimaan Kepabeanan dan Cukai mencapai Rp122,2 triliun atau tumbuh 31,1 persen (yoy), dan PNBP mencapai Rp206,9 triliun, atau 11,4 persen (yoy).
Dalam keterangan konferensi Pers APBN Kita edisi Juli 2021, belanja negara yang diakselerasi untuk mendukung pengendalian Covid-19 dan program PEN, terealisasi sebesar Rp1.170,1 triliun atau tumbuh 9,4 persen (yoy), terdiri dari realisasi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp796,3 triliun dan realisasi TKDD sebesar Rp373,9 triliun.
Sementara itu, pembiayaan memegang peran penting untuk mendukung akselerasi pelaksanaan PEN, defisit APBN masih terjaga, mencapai Rp283,2 triliun atau 1,72 persen terhadap PDB hingga akhir Semester I, sejalan dengan kebijakan countercyclical yang dilakukan pada semester pertama.
