PajakOnline.com—Pemerintah telah menetapkan imbal hasil (yield) yang akan ditawarkan pada transaksi private placement Surat Utang Negara (SUN) dalam rangka penempatan dana atas Program Pengungkapan Sukarela (PPS).
Dari keterangan pers, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, dikutip hari ini, pemerintah menerbitkan 2 seri SUN untuk transaksi private placement tersebut.
Pertama, seri FR0094 berdenominasi rupiah, dengan jenis kupon tetap dan pembayaran kupon semi annual. Imbal hasil yang ditawarkan pada seri ini adalah sebesar 6,5 persen. Seri bertenor 6 tahun ini memiliki kupon 5,6 persen dan diterbitkan senilai Rp1,55 triliiun.
Kedua, seri USDFR0003 berdenominasi dolar AS, dengan imbal hasil yang ditawarkan sebesar 4,10 persen dan kupon sebanyak 3 persen. Jenis seri ini diterbitkan sebesar USD24,23 juta atau sekitar Rp360 miliar dengan kurs 1 USD = Rp14.852. Dengan demikian, total penerbitan untuk private placement ini adalah sebesar Rp1,91 triliun.
Sebelumnya, pemerintah juga telah melakukan penerbitan delapan seri Surat Utang Negara (SUN) dengan cara Private Placement kepada Bank Indonesia (BI) dengan jumlah total nominal penerbitan sebesar Rp40,4 triliun.
