PajakOnline.com—Industri perbankan dan teknologi finansial atau fintech dinilai perlu berkolaborasi sekaligus berkompetisi untuk mendorong transaksi pembayaran digital di Tanah Air. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doni P. Joewono menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini transformasi digital perbankan terus berlanjut. Hal ini ditunjukkan dengan transaksi kanal pembayaran digital perbankan yang tumbuh 26,44 persen secara year-on-year (yoy).
“Perbankan dan fintech perlu berkolaborasi dan berkompetisi untuk meningkatkan kualitas layanan. Ke depan, akselerasi transaksi digital memerlukan infrastruktur yang cepat, efisien dan aman,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip hari ini.
Menurutnya, untuk mengoptimalkan hal tersebut, Bank Indonesia melangkah bersama transformasi digital bagi pemulihan ekonomi melalui Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025 guna menciptakan ekosistem pembayaran digital yang sehat.
“Kita percaya bahwa digitalisasi dapat mentransformasikan masa depan yang lebih baik melalui sinergi regulator dan industri untuk menghadapi tantangan sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Doni.
