PajakOnline.com—Perang yang terjadi antara negara Rusia dan Ukraina dapat berdampak negatif terhadap perekonomian dunia. Termasuk, pemulihan ekonomi nasional di tengah tekanan pandemi ini.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmadrin Noor mengatakan, penerimaan pajak pada tahun 2022 akan mengalami tantangan yang lebih berat dibanding tahun sebelumnya. Salah satunya karena terjadinya konflik antarnegara Rusia-Ukraina.
"Kalau tahun 2021, dan tahun 2022 ini, mungkin kita sepakat bahwa tidak mungkin lebih mudah juga dari 2021, itu didasari beberapa hal," kata Neil dalam acara Market Review IDXChanel, Jumat (25/2/2022).
Salah satu faktor yang berpengaruh pada penerimaan pajak di tahun 2022 adalah volatilitas ekonomi global yang tentu berdampak pada perekonomian nasional. "Seperti sekarang ini kita lihat juga ada perang dan sebagainya yang berpengaruh terhadap ekonomi global," kata Neil.
