PajakOnline | Masa depan perkebunan sawit adalah untuk kesejahteraan rakyat. Seperti visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam pengembangan lahan sawit rakyat dan peran serta koperasi. Dukungan pemerintah pusat dan daerah akan membuka jalan bagi legalisasi lahan, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, dan kedaulatan energi berbasis biofuel.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Co-op (Koperasi) Gerakan Relawan Nasional (GERNAS) Gema Sasmita dan jajaran saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (8/9/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Gema Sasmita datang bersama Ketua KUD Sawit Tapan yang juga bagian dari Co-op (Koperasi) GERNAS , Muhammad Syafri, dan diterima langsung Wakil Bupati Pesisir Selatan, Dr. H. Risnaldi Ibrahim, di kantor Bupati Pesisir Selatan.
Rakyat Tapan, ratusan keluarga petani sejak awal 2000-an telah menggarap lebih dari 2.800 hektare sawit. Hingga kini, lahan tersebut masih berstatus Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK), sehingga masyarakat membutuhkan kepastian hukum agar dapat memperoleh legalisasi dan dukungan pemerintah.
