TRENDING
DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Gantikan Listyo SigitPemerintah Hitung Penyesuaian PTKP, Besaran Baru Belum DiputuskanPajak Marketplace Tak Jadi Dipungut Hari Ini, DJP Tetapkan Mulai 1 November 2026Coretax Resmi Tinggalkan Skema Delta, Mulai Hari Ini Pembetulan SPT Gunakan Mekanisme ReplacePenerimaan Pajak Kanwil DJP Banten Capai Rp48,24 Triliun hingga Agustus 2026Kurs Pajak Terbaru Ditetapkan, Dolar AS Naik Jadi Rp17.863DJP Gandeng 5 Bank dan 1 Fintech, Pungut PPN Transaksi Digital Luar NegeriTidak Lagi Pakai Kartu Izin Praktik, Verifikasi Konsultan Pajak Kini Lewat CoretaxPemkab Blitar Apresiasi Wajib Pajak dalam Gebyar Blitax Award 2026BPPK Buka Pendaftaran Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak, Kuota Hanya 50 PesertaPajak Jadi Penopang Utama Penerimaan Negara dalam APBN 2027, Target Capai Rp2.593,35 TriliunDelapan Prioritas Utama Pemerintah dalam APBN 2027, Cek!APBN 2027 Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp4.106,3 TriliunTransaksi Pembayaran Digital Tembus 6,11 Miliar, QRIS Tumbuh 67,22 PersenHari Ini Batas Akhir Pendaftaran GloBE di Coretax, DJP Catat 1.460 WP Sudah TerdaftarKanwil DJP Jakarta Selatan I Kantongi Rp75,06 Triliun hingga Agustus 2026DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Gantikan Listyo SigitPemerintah Hitung Penyesuaian PTKP, Besaran Baru Belum DiputuskanPajak Marketplace Tak Jadi Dipungut Hari Ini, DJP Tetapkan Mulai 1 November 2026Coretax Resmi Tinggalkan Skema Delta, Mulai Hari Ini Pembetulan SPT Gunakan Mekanisme ReplacePenerimaan Pajak Kanwil DJP Banten Capai Rp48,24 Triliun hingga Agustus 2026Kurs Pajak Terbaru Ditetapkan, Dolar AS Naik Jadi Rp17.863DJP Gandeng 5 Bank dan 1 Fintech, Pungut PPN Transaksi Digital Luar NegeriTidak Lagi Pakai Kartu Izin Praktik, Verifikasi Konsultan Pajak Kini Lewat CoretaxPemkab Blitar Apresiasi Wajib Pajak dalam Gebyar Blitax Award 2026BPPK Buka Pendaftaran Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak, Kuota Hanya 50 PesertaPajak Jadi Penopang Utama Penerimaan Negara dalam APBN 2027, Target Capai Rp2.593,35 TriliunDelapan Prioritas Utama Pemerintah dalam APBN 2027, Cek!APBN 2027 Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp4.106,3 TriliunTransaksi Pembayaran Digital Tembus 6,11 Miliar, QRIS Tumbuh 67,22 PersenHari Ini Batas Akhir Pendaftaran GloBE di Coretax, DJP Catat 1.460 WP Sudah TerdaftarKanwil DJP Jakarta Selatan I Kantongi Rp75,06 Triliun hingga Agustus 2026
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Jelang Idul Adha 2024, Bapanas: Stok Pangan Aman

Redaksi PajakOnline · 11 Jun 2024, 08.30 WIB · pajakonline.com

PajakOnline.com—Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok pangan nasional aman menjelang Hari Raya Idul Adha 2024. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyampaikan menurut proyeksi neraca pangan, stok pangan pokok strategis nasional secara umum dipastikan aman dan tercukupi, utamanya untuk memenuhi stok selama momentum Idul Adha mendatang.

“Ada El Nino, La Nina atau apapun itu, Badan Pangan Nasional harus memastikan bahwa stok pangan dalam kondisi yang aman dan cukup,” kata Arief dalam keterangan resmi, Selasa (11/6/2024).

Adapun, per 7 Juni 2024, stok cadangan beras pemerintah (CBP) di gudang Bulog tercatat sebanyak 1,7 juta ton. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengarahkan kementerian/lembaga terkait untuk memastikan stabilitas pangan terjaga dengan baik serta terdistribusi secara merata dan terjangkau bagi masyarakat.

Selain itu, Arief juga memastikan ketersediaan daging ruminansia dalam kondisi cukup. Menjelang Iduladha, Bapanas akan menggelar rapat koordinasi bersama stakeholders terkait guna mengidentifikasi jumlah sebaran sapi hidup (livestock). Tujuannya, agar upaya fasilitasi distribusi pangan (FDP) dapat dilaksanakan dengan baik.

“Khusus untuk menghadapi momentum hari raya di mana kebutuhan untuk kurban meningkat, ini akan dirapatkan pada Selasa oleh Deputi kami, tapi sebenarnya secara keseluruhan mengenai komoditas ruminansia daging sapi dan kerbau, kondisinya aman,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama ID FOOD Sis Apik Wijayanto mengungkapkan, menyediakan sebanyak 1.300 ekor sapi hidup guna memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Idul Adha 2024 ini. “Kami laporkan, saat ini juga memiliki stok 280 ton (daging sapi) dan kemudian livestock 1.300 ekor sapi. Jadi ini siap bila masyarakat membutuhkan,” terangnya.

Pemerintah juga melakukan berbagai upaya untuk mengamankan pasokan dan harga pangan. Salah satunya melalui gerakan pangan murah (GPM) di seluruh Indonesia. Tercatat per 7 Juni 2024, GPM dilaksanakan sebanyak 5.036 kali di 514 kabupaten/kota dan 38 provinsi.

Selain itu, pemerintah juga terus menyalurkan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Hingga saat ini, Bulog tercatat telah menyalurkan 755.000 ton beras yang tersebar di pasar tradisional maupun ritel modern. Bagi masyarakat berpendapatan rendah, pemerintah menyalurkan bantuan pangan beras kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Pada tahap 2 atau periode April-Juni 2024, realisasi bantuan pangan mencapai 322.158 ton atau 48,80 persen dari target.