PajakOnline | Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aim Nursalim Saleh mendukung penuh keberadaan Tax Payer Community sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran dan kepatuhan wajib pajak untuk membayar pajak.
Aim mengatakan, Tax Payer Community dapat menyampaikan kepada masyarakat luas mengenai manfaat uang pajak yang tidak hanya dipergunakan untuk pemerataan pembangunan seperti pembangunan infrastruktur (membangun jalan, jembatan, dan sarana prasarana). Uang pajak yang kita bayarkan ternyata juga dipergunakan untuk program makan bergizi gratis (MBG), memperluas akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial lainnya.
[caption id="attachment_80706" align="alignnone" width="800"]
Ketua Tax Payer Community Abdul Koni bersilaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Banten Aim Nursalim Saleh./PajakOnline.com[/caption]
"Ini komunikasi dua arah yang touchy dengan Tax Payer Community. Pemerintah--dalam hal ini DJP- memerlukan partner agar kesadaran dan kepatuhan pajak menjadi lebih intensif dan massif," kata Kakanwil DJP Banten Aim Nursalim Saleh saat menerima dengan hangat kunjungan silaturahmi Ketua Tax Payer Community Abdul Koni bersama redaksi PajakOnline, di Kanwil DJP Banten, Kota Serang, Provinsi Banten, Rabu (6/8/2025).
Dalam catatan Tax Payer Community, anggaran sebanyak Rp51,53 triliun dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2025, menyasar sekitar 17 juta penerima manfaat. Fase pertama Januari–Maret: Rp3,48 triliun untuk 2,95 juta siswa dan 510 ribu ibu/balita; April–Juni: Rp6,69 triliun untuk 6 juta siswa dan 1,08 juta ibu/balita; Juli–Desember: Rp 41,34 triliun untuk 15 juta siswa dan 2,89 juta ibu/balita.
[caption id="attachment_79423" align="alignnone" width="863"]
Presiden Prabowo meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kedung Jaya 1 Bogor, Jawa Barat. Sumber Foto: BPMI Setpres.[/caption]
Program MBG ini diluncurkan pada 6 Januari 2025, mencakup siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dengan target nasional jangka panjang
mencapai 82,9 juta penerima manfaat. Pemerintah juga membentuk Badan Gizi Nasional untuk menyelenggarakan dan mendanai program ini—alokasi Rp 71 triliun pada 2025 berasal dari pajak.
Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis untuk Anak Keluarga Miskin
