TRENDING
Kanwil DJP Jakbar Dorong Wajib Pajak Manfaatkan PSA: Pengurangan Sanksi hingga 100%Tiket Pesawat Nataru Bebas PPN, Cek!Telkom Percepat Perampingan Anak Usaha, Fokuskan Portofolio pada Bisnis IntiPresiden Prabowo Sampaikan Pesan Ini dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun PemerintahannyaPemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026, Meski Minyak Mentah MelonjakPasar Saham Indonesia Tertekan, Ancaman Perubahan Status MSCI Picu Kekhawatiran InvestorInvestasi KEK Capai Rp382,1 Triliun, Serap 302.262 Pekerja hingga September 2026PPh Rumah Kontrakan 10%, Berbeda dengan Rumah Kos: Ini Aturan dan Cara Menghitung PajaknyaPenerimaan Pajak Daerah DKI Jakarta Capai Rp34,58 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Banten Perluas Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera, Wajib Pajak Bisa Konsultasi CoretaxPenerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar III Capai Rp22,11 Triliun, PPN Domestik dan PPh Badan Jadi PenopangPenerimaan Pajak Kanwil DJP Kalselteng Capai Rp16,63 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Jabar I Buka Pojok Pajak di Jabar Kabisa 2026, Permudah Masyarakat Mengakses Layanan PerpajakanKejagung Kembalikan Rp229,4 Miliar kepada 3.317 Korban Indosurya, Kerugian Rp8,06 Triliun Belum PulihHarga Minyak Dunia Naik, Biaya Energi dan Logistik Membengkak, Dunia Usaha Terancam TertekanIHSG Melonjak 5,65%, Saham Bank Besar Menguat di Tengah Kekhawatiran InvestorKanwil DJP Jakbar Dorong Wajib Pajak Manfaatkan PSA: Pengurangan Sanksi hingga 100%Tiket Pesawat Nataru Bebas PPN, Cek!Telkom Percepat Perampingan Anak Usaha, Fokuskan Portofolio pada Bisnis IntiPresiden Prabowo Sampaikan Pesan Ini dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 Tahun PemerintahannyaPemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026, Meski Minyak Mentah MelonjakPasar Saham Indonesia Tertekan, Ancaman Perubahan Status MSCI Picu Kekhawatiran InvestorInvestasi KEK Capai Rp382,1 Triliun, Serap 302.262 Pekerja hingga September 2026PPh Rumah Kontrakan 10%, Berbeda dengan Rumah Kos: Ini Aturan dan Cara Menghitung PajaknyaPenerimaan Pajak Daerah DKI Jakarta Capai Rp34,58 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Banten Perluas Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera, Wajib Pajak Bisa Konsultasi CoretaxPenerimaan Pajak Kanwil DJP Jabar III Capai Rp22,11 Triliun, PPN Domestik dan PPh Badan Jadi PenopangPenerimaan Pajak Kanwil DJP Kalselteng Capai Rp16,63 Triliun hingga September 2026Kanwil DJP Jabar I Buka Pojok Pajak di Jabar Kabisa 2026, Permudah Masyarakat Mengakses Layanan PerpajakanKejagung Kembalikan Rp229,4 Miliar kepada 3.317 Korban Indosurya, Kerugian Rp8,06 Triliun Belum PulihHarga Minyak Dunia Naik, Biaya Energi dan Logistik Membengkak, Dunia Usaha Terancam TertekanIHSG Melonjak 5,65%, Saham Bank Besar Menguat di Tengah Kekhawatiran Investor
PajakOnline
Beranda
Berita Pajaknews
Hubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua berita

Headlines

Kuartal III 2020 Menuju Pemulihan Ekonomi

· ·

Kuartal III 2020 Menuju Pemulihan Ekonomi

PajakOnline.com—Pemerintah meyakini pertumbuhan Q3-2020 membaik dengan didorong realisasi belanja negara yang meningkat signifikan.

“Kuartal ketiga kita melihat ada pembalikan atau turning point yaitu di -3,49% (yoy) atau adanya suatu tren perbaikan dan ini didukung oleh seluruh komponen dari sisi permintaan. Konsumsi mulai membaik di -4% (yoy), konsumsi pemerintah bahkan sudah mengalami positif dari tadinya -6,9% ke positif 9,8% (yoy)," ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja (Raker) bersama Anggota Komite IV DPD secara virtual, pada Senin, (9/11/2020).

Menkeu menjelaskan, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 berubah menjadi -1,7% s.d. -0,6% year-on-year (yoy). Namun demikian, pada tahun 2021 akan mengalami pemulihan dengan tumbuh 5,0% yoy.

“Banyak lembaga-lembaga internasional melakukan juga proyeksi ekonomi Indonesia tahun depan yang pemulihannya lebih kuat, seperti IMF memprediksi 6,1% (yoy)”, ujarnya.

Lebih lanjut, Menkeu mengatakan, pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mengalami adaptasi dan fleksibilitas dari masing-masing cluster. Pemerintah terus melakukan evaluasi apakah program dapat terus terlaksana atau dilakukan penyesuaian.

“Kita juga terus mengikuti program-program di bidang kesehatan seperti vaksinasi. Kebutuhannya masih sangat awal untuk diestimasi berapa kebutuhannya, maka kami melakukan pencadangan dari sisi APBN," ungkap Menkeu.

Terkait realisasi PEN, Menkeu menyatakan bahwa per 4 November 2020 PEN telah terealiasai Rp376,17 triliun atau 54,1% dari pagu sebesar Rp695,2 triliun. Dukungan UMKM dan perlindungan sosial menjadi cluster yang paling banyak terserap dengan masing-masing sebesar 82,4% dan 75,6%.

“Program PEN menunjukan akselerasi pada kuartal ketiga dan ini membantu pembalikan tren pemulihan ekonomi yang seperti yang kami sampaikan tadi. Namun kami masih melihat beberapa dari program PEN yang masih bisa diakselerasi pada kuartal keempat ini untuk terus membantu momentum pemulihan," katanya.

Berita lainnya di Headlines