TRENDING
Tidak Lagi Pakai Kartu Izin Praktik, Verifikasi Konsultan Pajak Kini Lewat CoretaxPemkab Blitar Apresiasi Wajib Pajak dalam Gebyar Blitax Award 2026BPPK Buka Pendaftaran Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak, Kuota Hanya 50 PesertaPajak Jadi Penopang Utama Penerimaan Negara dalam APBN 2027, Target Capai Rp2.593,35 TriliunDelapan Prioritas Utama Pemerintah dalam APBN 2027, Cek!APBN 2027 Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp4.106,3 TriliunTransaksi Pembayaran Digital Tembus 6,11 Miliar, QRIS Tumbuh 67,22 PersenHari Ini Batas Akhir Pendaftaran GloBE di Coretax, DJP Catat 1.460 WP Sudah TerdaftarKanwil DJP Jakarta Selatan I Kantongi Rp75,06 Triliun hingga Agustus 2026Pajak Karbon Ditunda, Pemerintah Pertimbangkan Dampak Harga EnergiSEMA UGM, BEM UI, dan KM ITB Gaungkan “Nestapa Indonesia”, Soroti Demokrasi hingga Transparansi AnggaranBI Dorong Pemda Pakai AI Gali Potensi Pajak DaerahBukan Lagi DJP, Pengawasan Profesi Konsultan Pajak Beralih ke Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor KeuanganBI Tahan Suku Bunga 5,75%, Stabilitas Rupiah Jadi PerhatianSebanyak 1.460 Wajib Pajak Terdaftar GloBE, Pengawasan Pajak Minimum Global DiperkuatIKH Pajak Akan Kedaluwarsa? Begini Ketentuan PerpanjangannyaTidak Lagi Pakai Kartu Izin Praktik, Verifikasi Konsultan Pajak Kini Lewat CoretaxPemkab Blitar Apresiasi Wajib Pajak dalam Gebyar Blitax Award 2026BPPK Buka Pendaftaran Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak, Kuota Hanya 50 PesertaPajak Jadi Penopang Utama Penerimaan Negara dalam APBN 2027, Target Capai Rp2.593,35 TriliunDelapan Prioritas Utama Pemerintah dalam APBN 2027, Cek!APBN 2027 Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp4.106,3 TriliunTransaksi Pembayaran Digital Tembus 6,11 Miliar, QRIS Tumbuh 67,22 PersenHari Ini Batas Akhir Pendaftaran GloBE di Coretax, DJP Catat 1.460 WP Sudah TerdaftarKanwil DJP Jakarta Selatan I Kantongi Rp75,06 Triliun hingga Agustus 2026Pajak Karbon Ditunda, Pemerintah Pertimbangkan Dampak Harga EnergiSEMA UGM, BEM UI, dan KM ITB Gaungkan “Nestapa Indonesia”, Soroti Demokrasi hingga Transparansi AnggaranBI Dorong Pemda Pakai AI Gali Potensi Pajak DaerahBukan Lagi DJP, Pengawasan Profesi Konsultan Pajak Beralih ke Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor KeuanganBI Tahan Suku Bunga 5,75%, Stabilitas Rupiah Jadi PerhatianSebanyak 1.460 Wajib Pajak Terdaftar GloBE, Pengawasan Pajak Minimum Global DiperkuatIKH Pajak Akan Kedaluwarsa? Begini Ketentuan Perpanjangannya
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Kemenkeu Bikin Lomba Bedah Data APBD 2024

Redaksi PajakOnline · 2 Agu 2024, 10.52 WIB · pajakonline.com

PajakOnline.com—Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Lomba Bedah Data Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024. Kegiatan ini merupakan salah satu inovasi flagship Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) yang diikuti oleh 5.556 peserta yang merupakan pelajar dari 35 provinsi di Indonesia dan luar negeri. Para peserta tersebut terbagi dalam 1.389 tim, empat tim di antaranya berasal dari Jeddah, Saudi Arabia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi kepedulian generasi muda, khususnya para peserta lomba dalam mengawal APBD. “Masyarakat yang makin punya rasa ingin tahu (awareness) dan kemudian punya kemampuan untuk melihat data, bahkan kalian sudah melihat APBD secara lebih detail dan ikut juga perlombaan ini, kalian jadi mulai bisa mengapresiasi mengenai mengurus daerah, mengurus republik, dan kemudian kalian mulai mengatakan ini benar dipakai, karena ada manfaatnya, sehingga memunculkan optimisme untuk mengurus republik dengan lebih baik. Dan itu merupakan salah satu buah yang paling penting dari proses ini. Ini adalah buah yang luar biasa, yaitu kalian sekarang sudah menjadi apa yang disebut responsible citizen," kata Menkeu dalam sambutan acara puncak lomba bedah APBD Tahun 2024 di Aula Nagara Dana Rakca, Kementerian Keuangan, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, para peserta Lomba Bedah APBD Tahun 2024 telah melewati empat tahapan seleksi lomba. Dalam seleksi tahap pertama, peserta diwajibkan mengerjakan soal seleksi secara online melalui website Kemenkeu Learning Center Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Sejumlah 285 tim berhasil melewati seleksi tahap pertama ini. Dalam seleksi tahap kedua, peserta diwajibkan menyampaikan abstrak berisi narasi story board dengan tema terkait APBD yang telah ditentukan. Selanjutnya, 50 tim terbaik yang berhasil lolos seleksi tahap kedua kemudian melanjutkan seleksi tahap ketiga atau semifinal, yaitu penyampaian karya videografis.

Seleksi terakhir atau babak final diikuti oleh 10 tim terbaik yang berhasil lolos babak semifinal. Adapun seleksi babak final terbagi dalam dua sesi, yaitu cerdas cermat dan e-sport excel pada hari pertama, serta presentasi dan debat pada hari kedua. Seleksi pada babak final ini menghasilkan enam tim sebagai pemenang final Lomba Bedah Data APBD Tahun 2024, yaitu Tim Eagles dari SMAS Dian Harapan Manado Sulawesi Utara sebagai Juara I, Tim Oracle RBBD dari SMAN 8 Yogyakarta sebagai Juara II, Tim Smanika Bimantara dari SMAN 1 Sumbawa Besar sebagai Juara III, serta diikuti Juara Harapan I, II, dan III masing-masing dari SMAN 28 Jakarta, SMAN 1 Yogyakarta, dan SMA YPPK Adhi Luhur Papua Tengah.

Lomba Bedah Data APBD 2024 sendiri diselenggarakan untuk meningkatkan awareness, social control, dan keterlibatan masyarakat, khususnya pelajar sebagai penerus estafet pembangunan bangsa. Lebih familiarnya masyarakat terhadap pengelolaan APBD di daerah diharapkan dapat meningkatkan partisipasi publik dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan di daerah melalui APBD yang berintegritas. Hal ini pada akhirnya dapat membuat pengelolaan keuangan di daerah menjadi lebih baik, lebih berkualitas, dan impactful untuk peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk sinergi, DJPK juga bekerja sama dengan pihak-pihak lain baik internal maupun eksternal Kemenkeu dalam menyukseskan kegiatan ini, antara lain dengan UNICEF, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII).