PajakOnline.com—Tanda terima adalah suatu bukti telah berlangsungnya transaksi serah terima barang, uang, dokumen, atau jasa antar dua pihak. Contoh sederhananya, ketika seorang kurir mengantarkan paket, mereka biasanya meminta penerima barang untuk menandatangani dokumen sebagai tanda terima setelah barang diserahkan.
Tanda penerimaan ini merupakan dokumen yang sangat penting dalam aktivitas bisnis guna menghindari kesalahan yang timbul pada saat pengiriman atau kehilangan barang. Oleh karena itu, surat ini biasanya berisi keterangan barang secara detail, seperti jenisnya, jumlah, nama penerima, dan tanggal penyerahan barang. Meski dalam praktiknya, keterangan dalam surat tersebut bisa saja beragam tergantung kebutuhan masing-masing perusahaan. Namun, setidaknya keterangan tersebut harus tertera dalam dokumen tanda terima.
Fungsi Surat Tanda Terima
1. Sebagai Arsip Keluar-Masuk Barang dan Dokumen Milik Perusahaan
Seperti kita ketahui, surat tanda penerimaan ini sangat penting. Dokumen ini akan menjadi arsip penting ketika terjadi kesalahpahaman antara pengantar dan penerima barang. Dengan adanya surat tanda terima, Anda bisa melacak kebenaran bahwa barang yang diantar sudah diterima.
2. Sebagai Alat Kontrol Internal
Dengan adanya bukti tanda penerimaan ini, perusahaan dapat memastikan bahwa pegawai yang bertanggung jawab untuk menyampaikan dokumen atau barang telah menjalankan tugasnya dengan baik.
