PajakOnline.com—Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan seluruh wajib pajak pemotong atau pemungut pajak penghasilan (PPh) untuk menggunakan e-bupot unifikasi per masa pajak April 2022.
Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 13 ayat (1) PER-24/PJ/2021, pemotong/pemungut pajak penghasilan (PPh) yang sudah membuat bukti pt/pput unifikasi dan menyampaikan SPT Masa PPh unifikasi sesuai dengan PER-23/PJ/2020 perlu mengikuti ketentuan PER-24/PJ/2021 yang dimulai dari masa pajak Januari 2022.
“Bagi … yang belum pernah menggunakan SPT Masa PPh unifikasi dapat menggunakan e-bupot unifikasi mulai masa Januari 2022. Sedangkan, bagi seluruh pemotong/pemungut PPh tanpa terkecuali, harus menggunakan e-bupot unifikasi mulai masa April 2022,” demikian sosialisasi DJP melalui media sosial akun Kring Pajak di Twitter.
E-bupot unifikasi itu sendiri aplikasinya telah tersedia di DJP Online. Dalam mengaktifkan aplikasi ini, wajib pajak bisa login di DJP Online. Lalu pilih menu Profil. Sesudah itu, pilih Aktivasi Fitur dan checklist fitur e-bupot unifikasi pada bagian fitur pralapor. Lalu, klik tombol Ubah Fitur Layanan.
