TRENDING
DJP Terbitkan 454.377 SP2DK hingga September 2026PTKP Bisa Naik 2027, DJP Siapkan Strategi Perluas Basis PajakTax Goes to Campus, DJP Banten Tingkatkan Kesadaran Pajak Generasi Muda UPHDJP Terus Kejar Pajak Orang KayaPemajakan Marketplace Dimajukan Jadi 1 Oktober, Begini Alasan DJPHari Ini Sertijab Kapolri Baru dan Pelepasan Listyo SigitKPK Periksa Pegawai Adaro dan Dua Pegawai Pajak, Uang Lebih dari Rp1 Miliar DisitaPMI Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansif, Tembus 52,4Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Pasar Dibayangi Tekanan GlobalEnam Pihak Ditunjuk Pungut PPN dalam Transaksi Digital Luar NegeriPendaftaran USKP Periode III 2026 Dibuka, Jadi Ujian Mengulang Terakhir Masa TransisiTarif Bunga Sanksi Pajak Oktober 2026 Turun, Ini RinciannyaPemungutan PPh Pasal 22 Marketplace Mulai Dilaksanakan 1 Oktober 2026Pemerintah Mulai Terapkan SPP-TDLNPrabowo Rombak Kabinet Merah Putih, 18 Pejabat Dilantik: Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Pimpin KSPDPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Gantikan Listyo SigitDJP Terbitkan 454.377 SP2DK hingga September 2026PTKP Bisa Naik 2027, DJP Siapkan Strategi Perluas Basis PajakTax Goes to Campus, DJP Banten Tingkatkan Kesadaran Pajak Generasi Muda UPHDJP Terus Kejar Pajak Orang KayaPemajakan Marketplace Dimajukan Jadi 1 Oktober, Begini Alasan DJPHari Ini Sertijab Kapolri Baru dan Pelepasan Listyo SigitKPK Periksa Pegawai Adaro dan Dua Pegawai Pajak, Uang Lebih dari Rp1 Miliar DisitaPMI Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansif, Tembus 52,4Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Pasar Dibayangi Tekanan GlobalEnam Pihak Ditunjuk Pungut PPN dalam Transaksi Digital Luar NegeriPendaftaran USKP Periode III 2026 Dibuka, Jadi Ujian Mengulang Terakhir Masa TransisiTarif Bunga Sanksi Pajak Oktober 2026 Turun, Ini RinciannyaPemungutan PPh Pasal 22 Marketplace Mulai Dilaksanakan 1 Oktober 2026Pemerintah Mulai Terapkan SPP-TDLNPrabowo Rombak Kabinet Merah Putih, 18 Pejabat Dilantik: Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Pimpin KSPDPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Gantikan Listyo Sigit
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Wajib Pajak Pakai E-Bupot, Ini Manfaatnya

· · pajakonline.com

PajakOnline.com—Dirjen Pajak melalui Keputusan Direktur Jenderal Pajak No KEP-269/PJ/2020 telah menetapkan Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di seluruh Indonesia sebagai pemotong Pajak Penghasilan (PPh) sesuai Pasal 23 dan/atau Pasal 26.

Di era sekarang yang semuanya sudah serba digital ini pemerintah terlihat sudah cukup tanggap agar tidak ketinggalan zaman. Salah satunya ialah memanfaatkan teknologi guna mempermudah segala urusan perpajakan Indonesia bagi Wajib Pajak maupun petugasnya. Terciptanya aplikasi bukti potong atau e-Bupot PPh Pasal 23/26 ini diminati oleh WP.

E-Bupot merupakan sebuah aplikasi yang dapat dipergunakan Wajib Pajak untuk menyampaikan bukti potong terkait transaksi tarif PPh 23 dan PPh 26. Tak hanya itu, e-Bupot juga dapat digunakan untuk membuat dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh Pasal 23 dan/atau Pasal 26.

Seperti ini manfaat E-Bupot:

1. Menghemat waktu
Dengan menggunakan aplikasi ini, WP dapat melakukannya tanpa harus datang ke kantor pajak dan menunggu antrean berjam-jam yang dapat menyita waktu.

2. Dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun
Karena melalui online, maka WP dapat melakukannya di mana pun dan kapan pun sehingga tak perlu takut telat untuk melaporkannya.

3. Mudah dan real time
Pada aplikasi tersebut, WP dapat dengan mudah melaporkannya secara real time.

4. Aman
Walaupun berbentuk online, namun bupot yang telah dibuat WP akan tersimpan secara aman dalam sistem resmi DJP ini.

5. Tanda tangan elektronik
Serba digital, hingga tanda tangan pun dilakukan secara digital dengan sangat mudah tanpa harus menggunakan pena.

6. Memutus rantai penyebaran Covid-19
Paling penting dari sistem online ini yaitu menghindari Covid-19, di mana tidak perlu lagi melakukan bupot secara tatap muka sehingga meminimalisir penularan Covid-19.

Usaha DJP untuk memudahkan para Wajib dalam proses bupot sudah berjalan, sekarang saatnya Wajib Pajak untuk memanfaatkan aplikasi tersebut dengan sebaik mungkin. Tidak ada lagi WP yang tidak atau terlambat membuat dan melaporkan bupotnya karena hal tersebut sudah dapat dilakukan dengan sangat mudah secara online. (Atania Salsabila)